Peningkatan Sains Anak Usia Dini Melalui Pembuatan Tempe Di PAUD Kasih Ibu Kota Sawahlunto

Authors

  • Rina Wulandari Universitas Negeri Padang Author
  • Serli Marlina Universitas Negeri Padang Author

DOI:

https://doi.org/10.31004/68k27z24

Keywords:

pendidikan sains, anak usia dini, pembuatan tempe, penelitian tindakan kelas

Abstract

Kemampuan sains anak usia dini di PAUD Kasih Ibu Kota Sawahlunto masih rendah, ditandai dengan kurangnya keterampilan mengamati, mengekspresikan rasa ingin tahu, dan menceritakan hasil pengamatan. Pembelajaran sains yang dilaksanakan cenderung bersifat verbal dan kurang memberikan pengalaman langsung kepada anak. Penelitian ini bertujuan untuk “meningkatkan kemampuan sains anak usia dini melalui kegiatan pembuatan tempe di PAUD Kasih Ibu Kota Sawahlunto”.  Penelitian menggunakan desain “Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah anak kelompok B yang berjumlah 15 orang. Data dikumpulkan melalui observasi, catatan anekdot, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi kemampuan sains anak yang dikembangkan berdasarkan indikator Permendikbud No. 137 Tahun 2014”. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase ketercapaian indikator. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan sains anak dari kondisi awal hingga siklus II. Pada kondisi awal, 70% anak berada pada kategori belum berkembang. Pada siklus I, terjadi peningkatan menjadi 60% anak mulai berkembang dan 13% berkembang sesuai harapan. Pada siklus II, 80% anak berkembang sesuai harapan dan 20% berkembang sangat baik. Kegiatan pembuatan tempe memberikan pengalaman langsung yang memungkinkan anak mengamati, bertanya, dan memahami proses perubahan bahan secara konkret. Pembelajaran sains melalui kegiatan pembuatan tempe terbukti efektif meningkatkan kemampuan sains anak usia dini, khususnya dalam kemampuan mengamati, mengekspresikan rasa ingin tahu, dan mengomunikasikan hasil pengamatan. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya pembelajaran berbasis pengalaman langsung dan pemanfaatan kegiatan kehidupan sehari-hari sebagai media pembelajaran sains di PAUD.

References

Arikunto, S., Suhardjono, & Supardi. (2015). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.

Bredekamp, S., & Copple, C. (1997). Developmentally Appropriate Practice in Early Childhood Programs. Washington, DC: NAEYC.

Brewer, J. A. (2007). Introduction to Early Childhood Education: Preschool through Primary Grades. Pearson.

Carr, W., & Kemmis, S. (1992). Becoming Critical: Education, Knowledge and Action Research. London: Falmer Press.

Kemmis, S., & McTaggart, R. (1988). The Action Research Planner. Geelong: Deakin University Press.

Mutiah, D. (2012). Psikologi Bermain Anak Usia Dini. Jakarta: Kencana.

NAEYC. (2009). Developmentally Appropriate Practice in Early Childhood Programs. Washington DC: National Association for the Education of Young Children.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini.

Piaget, J. (1964). Development and Learning. Journal of Research in Science Teaching, 2(3), 176–186.

Sari, P. N., dkk. (2024). Penerapan Pembelajaran Berbasis Proyek P5 Pada PAUD. PrimEarly: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2).

Souisa, F. C., Dwi Lestari, G., & Yusuf, A. (2024). Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning pada Anak Usia Dini. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 752–765.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sujiono, Y. N. (2013). Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Indeks.

Susanto, A. (2017). Pendidikan Anak Usia Dini (Konsep dan Teori). Jakarta: Bumi Aksara.

Suyanto, S., & Jihad, A. (2013). Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Universitas Terbuka.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Worth, K., & Grollman, S. (2003). Worms, Shadows, and Whirlpools: Science in the Early Childhood Classroom. Portsmouth: Heinemann.

Downloads

Published

2026-02-23

How to Cite

Peningkatan Sains Anak Usia Dini Melalui Pembuatan Tempe Di PAUD Kasih Ibu Kota Sawahlunto. (2026). Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 3(1), 488-493. https://doi.org/10.31004/68k27z24