Peningkatan Perhatian Anak Melalui Metode Bercerita Di Taman Kanak-Kanak Lignita 1 Sawahlunto

Authors

  • Nurul Annisa Universitas Negeri Padang Author
  • Serli Marlina Universitas Negeri Padang Author

DOI:

https://doi.org/10.31004/3s107m55

Keywords:

perhatian anak, metode bercerita, boneka tangan, pendidikan anak usia dini

Abstract

Perhatian merupakan kemampuan krusial pada anak usia dini yang memengaruhi keberhasilan pembelajaran. Observasi awal di TK Lignita 1 Sawahlunto menunjukkan 70% anak kelompok B mengalami kesulitan mempertahankan perhatian selama pembelajaran. Penelitian ini bertujuan “meningkatkan perhatian anak melalui metode bercerita dengan media boneka tangan”. Penelitian tindakan kelas dengan model Kurt Lewin dilaksanakan dalam 2 siklus pada 15 anak kelompok B. Data dikumpulkan melalui observasi sistematis menggunakan lembar observasi perhatian anak yang mencakup 8 aspek kemampuan. “Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif dengan rumus persentase”. Hasil menunjukkan “peningkatan signifikan dari kondisi awal ke Siklus I dan Siklus II”. Kemampuan anak memusatkan perhatian, mempertahankan fokus, dan terlibat aktif mengalami peningkatan konsisten. Pada Siklus II, sebagian besar anak mencapai kategori 'mampu' dengan persentase keberhasilan mencapai target yang ditetapkan. Metode bercerita dengan media boneka tangan efektif meningkatkan perhatian anak usia dini. Implikasi penelitian menunjukkan pentingnya penggunaan media konkret dan interaktif dalam pembelajaran PAUD untuk mendukung pengembangan kemampuan perhatian anak.

References

Anderson, J. R. (2004). Cognitive psychology and its implications (6th ed.). Worth Publishers.

Dhieni, N., Fridani, L., Yarmi, G., & Kusniaty, N. (2005). Metode pengembangan bahasa. Universitas Terbuka.

Diamond, A. (2013). Executive functions. Annual Review of Psychology, 64, 135-168. https://doi.org/10.1146/annurev-psych-113011-143750

Dimyanti, M. (2013). Belajar dan pembelajaran. Rineka Cipta.

Goleman, D. (1995). Emotional intelligence. Bantam Books.

Gordon, A. M., & Browne, K. W. (2004). Beginnings and beyond: Foundations in early childhoodeducation (6th ed.). Thomson Delmar Learning.

Hurlock, E. B. (1978). Perkembangan anak (Jilid 1). Erlangga. Khotimah, S. H., Supena, A., & Hidayat, S. (2019). Pengaruh penggunaan media terhadap perhatian belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 10(2), 125-135.

Maisura, Rahmadani, S., & Suryani, L. (2022). Penelitian tindakan kelas pada pendidikan anak usia dini. Yayasan Kita Menulis.

Mondi, C. F., Giovanelli, A., & Reynolds, A. J. (2021). Fostering socio-emotional learning through early childhood intervention. International Journal of Child Care and Education Policy, 15(1), 1-28. https://doi.org/10.1186/s40723-021-00086-9

Papalia, D. E., Olds, S. W., & Feldman, R. D. (2007). Human development (10th ed.). McGraw-Hill.

Piaget, J. (1952). The origins of intelligence in children. International Universities Press.

Posner, M. I., & Rothbart, M. K. (2007). Research on attention networks as a model for the integration of psychological science. Annual Review of Psychology, 58, 1-23. https://doi.org/10.1146/annurev.psych.58.110405.085516

Santrock, J. W. (2011). Life-span development (13th ed.). McGraw-Hill.

Saputra, N. E. (2018). Pendidikan anak usia dini. Penerbit Andi.

Suryana, D. (2013). Pendidikan anak usia dini: Stimulasi dan aspek perkembangan anak. Kencana.

Susanto, A. (2021). Pendidikan anak usia dini: Konsep dan teori. Bumi Aksara.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Downloads

Published

2026-02-24

Issue

Section

Articles

How to Cite

Peningkatan Perhatian Anak Melalui Metode Bercerita Di Taman Kanak-Kanak Lignita 1 Sawahlunto. (2026). Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 3(2), 510-514. https://doi.org/10.31004/3s107m55