Gaya Kepemimpinan Demokratis Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Bulango Selatan
DOI:
https://doi.org/10.31004/1ftn2360Keywords:
Kepemimpinan Demokratis, Kualitas Pendidikan, Partisipasi, SMK Negeri 1 Bulango Selatan, Komunikasi Dua ArahAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan gaya kepemimpinan demokratis oleh kepala SMK Negeri 1 Bulango Selatan dan dampaknya terhadap kualitas pendidikan serta hubungan antar elemen di sekolah. Gaya kepemimpinan demokratis, yang menekankan partisipasi aktif dan komunikasi dua arah antara kepala sekolah, guru, staf, siswa, dan juga masyarakat, diyakini dapat meningkatkan motivasi, rasa tanggung jawab, serta kualitas pembelajaran peserta didik Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah di SMK Negeri 1 Bulango Selatan berhasil menerapkan gaya kepemimpinan demokratis dengan baik, yang terlihat dalam keterlibatan semua pihak dalam pengambilan keputusan, penyusunan kebijakan, serta peningkatan kolaborasi antar anggota sekolah. Dampak positif dari penerapan gaya kepemimpinan ini mencakup suasana belajar yang lebih baik, peningkatan kualitas pendidikan, serta hubungan yang lebih harmonis antara guru, staf tata usaha, siswa, dan masyarakat. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan model kepemimpinan demokratis di sekolah-sekolah menengah kejuruan, serta rekomendasi untuk penguatan komunikasi dan partisipasi aktif dalam pengelolaan pendidikan.
References
Botutihe, S. N., Djafri, N., Halim, F., Faisal, F., Utami, P. P., Butarbutar, M., ... & Harini, H. (2020). Menjadi Kepala Sekolah Profesional Era Revolusi 4.0.
Depdikbud. (1999). Supervisi Pendidikan (Materi Pelatihan Calon Kepala Sekolah). Dirjen: Dikdasmen.
Dirawat, dkk. (1983). Pengantar Kepemimpinan Pendidikan. Surabaya: Usaha Nasional.
Djafri, Novianty. "Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Budaya Kerja Kepala Sekolah di Pendidikan Anak Usia Dini." Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 4.2 (2020): 940-950.
Engkoswara dan Komariyah,A. (2010). Administrasi Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Hafida, N., Wahyudi, S., & Aisam, A. (2024). Analisis Gaya Kepemimpinan Kepala SMK Islam Gondanglegi Kabupaten Malang. Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business, 4(4), 1422-1433.
Kaaba, S., Djafri, N., & Ngiu, Z. (2023). Evaluasi Praktek Kerja Industri Di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Se Kota Gorontalo. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(2), 6447-6455.
Mulyasa, E. (2003). Menjadi Kepala Sekolah Profesional: Dalam Konteks Menyukseskan MBS dan KBK. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Nasukah, B., Sulistyorini, S., & Winarti, E. (2020). Peran Komunikasi Efektif Pemimpin Dalam Meningkatkan Kinerja Institusi. Al-Tanzim: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 4(1), 81-93.
Santika, I. G. N. (2017). Kepala sekolah dalam konsep kepemimpinan pendidikan: Suatu kajian teoritis. Widya Accarya, 7(1).
Sudarman, D. (2004). Motivasi Kepemimpinan dan Efektivitas Kelompok. Penerbit Rineka Cipta.
Syaiful, S. (2008). Administrasi Pendidikan Kontemporer. Bandung: Alfabeta.
Thoha, M. (1995). Perilaku Organisasi Konsep Dasar Dan Aplikasinya. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Wahjosumidjo (2011). Kepemimpinanan Kepala Sekolah. Jakarta: Rajagrafindo.
Wahyudi, I. (2012). Mengejar Profesionalisme Guru Strategis Praktis Mewujudkan Citra Guru Profesionalis. Jakarta: Prestasi Jakarta.
Yusuf, Muhammad. Pendidikan holistik menurut para ahli. (2021).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sri Wahyuni Radjak, Novianty Djafri, Nina Lamatenggo (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












