Dampak Desentralisasi Pendidikan terhadap Ketimpangan Akses di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.31004/mnhraz85Keywords:
Decentralization of Education, Inequality of Access, Quality EqualityAbstract
Desentralisasi telah memberikan dampak positif berupa peningkatan partisipasi daerah dalam proses pengelolaan dan pengambilan keputusan terkait pendidikan, yang seharusnya dapat mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di Indonesia. Ketimpangan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, seperti terbatasnya infrastruktur pendidikan yang memadai, rendahnya kapasitas dan kualitas kompetensi penduduk di berbagai willayah, serta distribusi anggaran pendidikan yang tidak merata. Penelitian ini memiliki tujuan untuk melakukan analisis secara komprehensif pengaruh kebijakan desentralisasi pendidikan terhadap ketimpangan akses pendidikan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yang bertujuan untuk menggali pemahaman lebih dalam bagaimana kebijakan desentralisasi pendidikan berdampak terhadap kesenjangan akses pendidikan antar daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan desentralisasi belum mampu mengatasi ketidakmerataan akses dan kualitas pendidikan antar daerah secara signifikan. Penelitian ini menjadi landasan penting untuk merancang kebijakan pendidikan yang lebih selaras dengan kebutuhan masyarakat setempat. lebih berkeadilan, serta dapat tercapainya pemerataan pendidikan yang berkualitas di Indonesia. Untuk itu, pentingnya membangun kerja sama yang lebih erat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam perencanaan kebijakan pendidikan. Selain itu, penguatan sistem manajemen berbasis sekolah diperlukan dalam mengelola sumber daya secara efektif, inovatif, dan berkelanjutan. Penelitian ini menjadi landasan penting dalam merancang kebijakan pendidikan yang lebih adaptif, responsif terhadap kebutuhan lokal, dan berorientasi pada keadilan sosial.
References
Achmad, H.-, & Hartono, S. (2021). Manajemen Pendidikan: Desentralisasi dan Kepemimpinan Kependidikan dalam Meningkatkan Mutu Lembaga Pendidikan. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Budaya, 7(4), 307. https://doi.org/10.32884/ideas.v7i4.521
Agil, N. (2020). Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 2 (Mei, 2020). JUrnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha, 8(2), 157–167. https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPP/article/view/25434&ved=2ahUKEwic5fep2PHsAhUSeYKHU8fBGQQFjAAegQICRAC&usg=AOvVaw3Tezzh5erg5X3r51XrDwtW
Alfianto, A., & Ilahi, A. (2022). Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Nasabah. Amsir Bunga Rampai Journal, 1(1), 27–40.
Anwar, M. S. (2022). Ketimpangan aksesibilitas pendidikan dalam perpsektif pendidikan multikultural. Foundasia, 13(1), 1–15. https://doi.org/10.21831/foundasia.v13i1.47444
Astini, N. K. S. (2020). Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Pembelajaran Tingkat Sekolah Dasar pada Masa Pandemi Covid-19 Diterima. Jurnal Lampuhyang, 11(2), 13–25.
Bida, O. (2021). Kebijakan Desentralisasi dan Disparitas Pendidikan Lokal di Provinsi Sulawesi Tenggara. Jurnal Ilmu Administrasi Negara ASIAN (Asosiasi Ilmuwan Administrasi Negara), 9(1), 228–248. https://doi.org/10.47828/jianaasian.v9i1.59
Dema, W., & Anne, L. (2023). Desentralisasi Manajemen Sarana Prasarana. 2, 157–159.
Depiska Tritanti Simamora, Siallagan, Lasenna Pasaribu, A. R. N., Tesa Simanjuntak, A., Tarigan, J. V., & Simorangkir, S. D. (2024). ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI. 8(10), 502–510.
Edo, A., & Yasin, M. (2024). Dampak Kesenjangan Akses Pendidikan dan Faktor Ekonomi Keluarga terhadap Mobilitas Sosial. Jurnal Ilmu Pendidikan & Sosial, 2(3), 317–326.
Erdayani, R., Afandi, M., & Afandi, S. A. (2023). Analisis Kebijakan Desentralisasi Pendidikan Indonesia. Ministrate: Jurnal Birokrasi Dan Pemerintahan Daerah, 5(3), 55–68. https://doi.org/10.15575/jbpd.v5i3.29265
Fadhila, S., & Kartiasih, F. (2024). Pengaruh Infrastruktur Transportasi serta Teknologi Informasi dan Komunikasi ( TIK ) terhadap Ketimpangan Pendidikan di Indonesia. Jurnal Ekonomi Indonesia, 13(2), 153–170. https://doi.org/10.52813/jei.v13i2.453
Hendra, R., & Fadriati. (2023). Kebijakan Desentralisasi Pendidikan Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan. PIWULANG: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(2), 143–158. http://e-journal.staima-alhikam.ac.id/index.php/piwulang
Idris. (2020). Desentralisasi Pendidikan. JOIES: Journal of Islamic Education Studies, 1(1), 155–166.
Imam Rohani. (2020). Kajian Kebijakan Pendidikan dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. Tarbawi Ngabar: Jurnal of Education, 1(01), 80–99. https://doi.org/10.55380/tarbawi.v1i01.33
Ishak, D. (2022). Tinjauan Kebijakan Desentralisasi Pendidikan Di Indonesia. PAPATUNG: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, Pemerintahan Dan Politik, 5(1), 30–36. https://doi.org/10.54783/japp.v5i1.497
Iskandar, A. (2021). Desentralisasi Dan Efisiensi Belanja Fungsi Pendidikan Serta Implikasinya Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Di Propinsi Sulawesi Selatan. Info Artha, 5(1), 11–24. https://doi.org/10.31092/jia.v5i2.1139
Khaidir, F., Amran, A., & Noor, I. A. (2023). Peningkatan Kualitas Pendidikan Dasar Melalui Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar dalam Mewujudkan Suistanable Developments Goal’s. Attadib: Journal of Elementary Education Vol.7, 7(2), 1–27.
Lailiyah, Z. N. (2024). ISU ISU KETIDAKSETARAAN PENDIDIKAN DI INDONESIA : STRATEGI PEMERINTAHAN DALAM MENGATASI KETIDAKSETARAAN TERHADAP PENDIDIKAN DI INDONESIA ". 1(4), 12–15.
Lubis, R. R., Amelia, F., Alvionita, E., Nasution, I. E., & Lubis, Y. H. (2023). Peran Guru Penggerak dalam Meningkatkan Pemerataan Kualitas Kinerja Guru. Jurnal At-Tadbir : Media Hukum Dan Pendidikan, 33(1), 70–82. https://doi.org/10.52030/attadbir.v33i1.170
Maulana, I., Metriani, L. P., Syahira, F., Yantoro, Y., & Setiyadi, B. (2023). Analisis Penerapan Otonomi dan Desentralisasi Pendidikan di SDN 195/VI Pematang Kancil. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(9), 6528–6533. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i9.2784
Miftah, Z., & Fahrurrozi, F. (2022). Digitalisasi dan Disparitas Pendidikan di Sekolah Dasar. Ibtida, 3(02), 149–163. https://doi.org/10.37850/ibtida.v3i02.361
Mudrikah, A., Khori, A., Holik, A., & Hakim, L. L. (2022). Implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka ( MBKM ) di Universitas Islam Nusantara. Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 5(1), 137–148. https://doi.org/10.30868/im.v5i01.2177
Muhammad Sufyan Rabbani, Anissa Nurul Chotimah, & Jemima Fathima Pasha. (2023). Polemik Sistem Zonasi PPDB dalam Mewujudkan Pemerataan Pendidikan. Simpati, 1(3), 204–212. https://doi.org/10.59024/simpati.v1i3.227
Naila, S., & Effane, A. (2022). Desentralisasi Manajemen Pembiayaan Dan Konflik Dalam Mahalnya Biaya Pendidikan. Karimah Tauhid, 1, 84–89. https://ojs.unida.ac.id/karimahtauhid/article/view/7715%0Ahttps://ojs.unida.ac.id/karimahtauhid/article/download/7715/3505
Nasir, M., Mahmudinata, A. A., Ulya, M., & Firdaus, F. A. (2023). Strategi pemberdayaan sekolah sebagai upaya peningkatan manajemen pendidikan. Journal Of International Multidisciplinary Research, 1(2), 799–816. https://doi.org/10.62504/mbznza39
Ninghardjanti, P., Murtini, W., Hindrayani, A., & Sangka, K. B. (2023). Evaluation of the Smart Indonesia Program as a Policy to Improve Equality in Education.
Nurhamidah , Cecep Hilman, S. (2022). Kebijakan Desentralisasi Pendidikan dan Implementasinya dalam Pendidikan di Indonesia. 2, 41–51.
Nurul Indika Wardhani, & Supriyanto, A. (2023). Implementasi Program Kampus Mengajar Pada Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka dalam Pemerataan Kualitas Pendidikan. Student Journal of Educational Management, 3(September), 120–132. https://doi.org/10.37411/sjem.v3i2.1330
Patandung, Y., & Panggua, S. (2022). Analisis Masalah-Masalah Pendidikan dan Tantangan Pendidikan Nasional. Jurnal Sinestesia, 12(2), 794–805.
Putri, R. M., Sari, R., Hasanah, U., Habibillah, Z., Formal, P. N., Pendidikan, F. I., & Padang, U. N. (2024). Manfaat dan Kesenjangan Alat Pendidikan di Era Digital. 2(1).
Rafid, R., Supriadi, Fikri, M. H., Hidayat, A. T., & Nurita, R. F. (2024). Desentralisasi dan Kepemimpinan Pendidikan Dalam Meningkatkan Mutu Lembaga Pendidikan. Journal on Education, 7(1), 6729–6742.
Rahman Tanjung, Hanafiah, Opan Arifudin, D. M. (2022). Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru. Journal of Educational Research, 1(1), 85–100. https://doi.org/10.56436/jer.v1i1.16
Safarah, A. A., & Wibowo, U. B. (2021). Program Zonasi Di Sekolah Dasar Sebagai Upaya Pemerataan Kualitas Pendidikan Di Indonesia. Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan, 21(2), 206. https://doi.org/10.24252/lp.2018v21n2i6
Saprianto, R., Simbolon, T. R., & Hukom, A. (2023). Implikasi Otonomi Daerah Pada Pembangunan Sektor Pendidikan dan Kesehatan di Indonesia. JEPP : Jurnal Ekonomi Pembangunan Dan Pariwisata, 3(2), 68–84. https://doi.org/10.52300/jepp.v3i2.11379
Saputra, I., & Ahmad, R. (2022). Penerapan Desentralisasi Pendidikan pada Manajemen Berbasis Sekolah dari Pola Lama ( Sebelum Desentralisasi Pendidikan ) ke Pola Baru ( Era Desentralisasi ). Keguruan : Jurnal Penelitian, Pemikiran, Dan Pengabdian, 10(2), 66–70.
Sari, D. R., & Trisoni, R. (2023). Implementasi Desentralisasi Pendidikan di SMA Negeri 6 Batang Hari. El-Idare: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 9(1), 106–114. https://doi.org/10.19109/elidare.v9i1.14349
Sari, F., & Riansi, E. S. (2024). PERAN STAKEHOLDER DALAM MENGATASI KETIMPANGAN PENDIDIKAN DI DAERAH TERPENCIL : TANTANGAN DAN SOLUSI. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 09.
Sari, N., & Yanti, S. F. (2023). Sejarah Lokal dan Desentralisasi Pendidikan di Indonesia. Tarikhuna: Journal of History and History Education, 4(2), 114–132. https://doi.org/10.15548/thje.v4i2.5650
Setiawan, W. (2020). Pendidikan Kebahagiaan di Sekolah: Menyiapkan Generasi Indonesia Emas 2045. Al-Aufa: Jurnal Pendidikan Dan Kajian Keislaman, 2(1), 74–88. https://ejournal.sunan-giri.ac.id/index.php/AL-AUFA/article/view/284
Sihombing, R. (2023). Pemerataan Pendidikan: Studi Kasus 34 Provinsi di Indonesia. Parahyangan Economic Development Review, 1(2), 143–151. https://doi.org/10.26593/pedr.v1i2.6670
Siska, F., & Rudagi, R. (2021). Analisis Ketimpangan Pendidikan pada Masa Covid-19 di Nagari Sisawah Kabupaten Sijunjung. AL MA’ARIEF : Jurnal Pendidikan Sosial Dan Budaya, 3(1), 1–11. https://doi.org/10.35905/almaarief.v3i1.2032
Sumantri, G., Novianto, M. D., & Prihastuti, P. P. (2023). Implementasi Fuzzy C-Means dalam Pengelompokan Provinsi di Indonesia untuk Pemerataan Kualitas Pendidikan. Prosiding Seminar Pendidikan Matematika Dan Matematika, 8(2721). https://doi.org/10.21831/pspmm.v8i2.310
Syed Agung Afandi, M. Fajar Anugerah, M. A. (2023). Open Government. (R. Erdayani (ed.)). Erye Art. https://www.researchgate.net/publication/375486230_Open_Government
Wahyudi, L. E., Mulyana, A., Dhiaz, A., Ghandari, D., Putra Dinata, Z., Fitoriq, M., & Hasyim, M. N. (2022). Mengukur kualitas pendidikan di Indonesia. Ma’arif Journal of Education, Madrasah Innovation and Aswaja Studies, 1(1), 18–22. https://doi.org/10.69966/mjemias.v1i1.3
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Affandy Yusuf , Muh. Hanif

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












